0

Penggunaan DD pada Linux

Menyalin data? Restore Data? Menyimpan data? Menduplikasi data? Nampaknya semua itu pasti akan selalu dilakukan bagi orang yang bekerja dibidang IT khususnya bagian system (read:System Administrator). Dikarenakan jika sang sysadmin tidak melakukan semua itu akan menjadi problema besar buat dia, karena menyangkut tanggung jawab dia terhadap client atau perusahaan yang dia tangani.

Semua itu bisa dilakukan dengan perintah sederhana yang ada di linux, yap “DD” adalah sebuah perintah yang dapat digunakan untuk menyalin data, me-restore data, menyimpan dan menduplikasi data. Perintah DD sebenarnya sudah digunakan sekitar 30 tahun yang lalu dan menjadi salah satu perintah yang bonafit yang sering digunakan pada level rendah di linux.

Contoh 1. Backup isi harddisk

dd if=/dev/sda of=/dev/sdb

“if” mewakili input dan “of” mewakili output, jika ada kesalahan perintah diatas gagal tapi jika kita menambahkan parameter “conv=noerror” perintah tersebut akan tetap teresekusi walaupun terdapat kesalahan

dd if=/dev/sda of=/dev/sdb conv=noerror,sync

Perintah sync memungkinkan anda untuk melakukan sinkronisasi

Note: Harus sangat berhati-hati jika kita ingin menuliskan perintah diatas, mohon dicek kembali sebelum mengesekusinya jika tidak mungkin kita bisa kehilangan semuanya.

Contoh 2. Membuat file didalam harddisk menjadi sebuah file image (ISO)

Saat membuat file cadangan, kita juga bisa mencoba membuat sebuah file image dari harddisk kita untuk disimpan didalam harddisk yang lain, salah satu kegunaan dari metode ini adalah lebih cepat dalam penggunaannya dan juga lebih praktis.

dd if=/dev/sda of=~/sdadisk.img

Contoh 3. Me-restore file harddisk dari file image (ISO)

 

dd if=sddisk.img of=/dev/sdb

File diatas mengartikan bahwa file sddisk.img adalah file dari /dev/sda sehingga file image tersebut akan me-restore file tersebut ke /dev/sdb

Contoh 4. Membuat floopy image

Membuat floopy image dengan command line dapat digunakan dengan sangat cepat, didalam file input berikan lokasi

dd if=/dev/fd0 of=myfloopy.img

Contoh 5. Membackup partisi

Kita dapat memasukan nama device didalam file input dan juga didalam file output dengan menuliskan juga target/path yang dituju.

dd if=/dev/sda of=~/partition.img

Note: Berhati-hatilah ketika kita ingin membackup data, karena jika tidak teliti mungkin kita akan kehilangan data-data kita yang penting.

Selamat mencoba :)

Dimas Rifqi

Seseorang yang sangat menyukai kedamaian dan ketenangan

Leave a Reply