0

Menjalankan Webserver Nginx dan Apache

Nginx dan Apache adalah 2 aplikasi webserver yang powerfull dan efektif. Apache merupakan aplikasi webserver yang mungkin saat ini paling banyak di gunakan oleh para pengguna IT. Sedangkan nginx adalah aplikasi webserver yang tingkat efesiensinya mungkin lebih baik dibanding apache yang sangat baik digunakan untuk menghandle static file (html,css,dll).

Jadi, pada kesempatan kali ini saya akan menjalankan apache sekaligus nginx secara bersamaan dengan menggunakan OS centos. Pertanyaannya, memangnya bisa di jalankan secara bersamaan? Jawabannya tentu saja bisa, apache akan saya tugaskan untuk menghandle dynamic file (php, perl, phyton dll) atau akan saya letakkan di bagian back-end sebuah website. Sedangkan nginx saya tugaskan untuk menghandle static file (html,css,jscript, dll) atau akan saya letakkan di bagian front-end sebuah website. Jadi intinya saya akan mengkolaborasikan 2 webserver tersebut.

Penginstalan

Sebelumnya, jika kita ingin menginstall nginx sebaiknya menambahkan repo EPEL terlebih dahulu. (Kalo sudah ada repo EPEL skip aja).

Centos 5.x

http://dl.fedoraproject.org/pub/epel/5/x86_64/epel-release-5-4.noarch.rpm

Centos 6.x

# rpm -Uvh http://dl.fedoraproject.org/pub/epel/6/x86_64/epel-release-6-8.noarch.rpm

Update repo (Jika aplikasi belum terdapat di dalam repository.)

# yum update

Install nginx

# yum install nginx

Install httpd (apache)

# yum install httpd

Install php

# yum install php

Konfigurasi Nginx

# nano /etc/nginx/conf.d/default.conf
server {
 listen 192.168.1.6:80; #IP bisa diganti sesuai dengan IP yang Anda punya#
 index index.php index.html index.htm;
server_name www.domainkamu.com domainkamu.com;

location / {
 try_files $uri $uri/ /index.php;
 }
location ~ \.php$ {
 
 proxy_set_header X-Real-IP $remote_addr;
 proxy_set_header X-Forwarded-For $remote_addr;
 proxy_set_header Host $host;
 proxy_pass http://127.0.0.1:8080;

}

location ~ /\.ht {
 deny all;
 }
}

Sekarang mari konfigurasi apachenya.

ServerAdmin webmaster@example.com
DocumentRoot /home/example/public_html
ServerName www.exaple.com
ErrorLog /var/log/httpd/example.com-error_log
CustomLog /var/log/httpd/example.com-access_log common

AllowOverride All

Note: Perlu diperhatikan, terkadang terdapat error di peletakan direktori log. Log sudah saya arahkan ke dalam direktori httpd karena defaultnya tidak begitu

Selanjutnya rubah port apachenya. Rubah port apache menjadi 8080 seperti port proxy_pass.

# nano /etc/httpd/httpd.conf

Cari kalimat di bawah ini:

Listen (IP anda) 80 ganti menjadi Listen 127.0.0.1 8080

Di baris paling bawah, carilah direktori virtualhost anda, Lalu ganti semua definisi port dari 80 ke 8080

Jangan lupa ubah port default yang ada di konfigurasi virtualhost seperti ini menjadi :

Jika ingin membuat konfigurasi berjalan otomatis pada saat reboot. Masukan perintah di bawah ini:

# chkconfig --level 235 httpd on
# chkconfig --lever 235 nginx on

Berikut hasilnya jika Anda telah berhasil:

nginxandapache

Note: Jika terdapat error biasakan melihat log dengan perintah: tail -f /var/log/nginx/error.log atau tail -f (direktori log yang Anda arahkan sendiri). Terima kasih Semoga bermanfaat:)

Dimas Rifqi

Seseorang yang sangat menyukai kedamaian dan ketenangan

Leave a Reply