0

Mengganti Repository di Ubuntu

Sebelum menuju konfigurasi ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu secara garis besar apa itu repository? Ketika kita telah selesai menginstall linux, sebenarnya kita sudah dapat melakukan kegiatan-kegiatan umum yang dapat kita lakukan saat kita berada di windows. Seperti mengetik, membuat folder, mengcopy folder, edit folder dsb.

Tapi ketika kita ingin menggunakan aplikasi-aplikasi lain seperti menonton film, mendengarkan lagu, atau mungkin kita sedang menggunakan sebuah server tentu diperlukan sebuah package-package yang memadai agar kita dapat menginstall aplikasi-aplikasi yang kita perlukan, dan aplikasi itu terdapat direpository.

Singkat cerita repository adalah software-software yang berisi kumpulan-kumpulan aplikasi yang dtelah dibuat khusus dari masing-masing distro linux untuk penggunanya. Secara default kita sudah mendapatkan repository tapi repository tersebut terdapat diserver luar negeri bukan didalam negeri atau “server lokal” oleh sebab itu kita lebih baik mengganti dengan repository lokal agar dapat mendownload package-package dengan cepat.

Masukkan perintah:

 nano /etc/apt/sources.list

Hapus semuanya lalu ganti seperti dibawah ini:

 deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ raring main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ raring-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ raring-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ raring-backports main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ raring-proposed main restricted universe multiverse

Disini Saya menggunakan repository kambing sebagai contoh. Anda bisa juga menggantinya dengan repository lokal lainnya yang Anda bisa searching melalui browser kesayangan Anda.
Setelah mengubah repository mari kita update repositorynya agar kita dapat mendownload package-package yang dibutuhkan.
Masukkan perintah:

 apt-get update

NOTE: Biasakan pada saat setelah login kita langsung masuk ke dalam mode “superuser” atau mode “root”. Masukkan perintah:

 sudo su

Selamat mencoba :)

Dimas Rifqi

Seseorang yang sangat menyukai kedamaian dan ketenangan

Leave a Reply