0

Instalasi dan Konfigurasi DHCP Server di Ubuntu 16.04 LTS Server

DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol) adalah layanan yang memberikan Alamat IP kepada komputer yang memintanya.

Komputer yang memberikan Alamat IP disebut DHCP Server, sedangkan komputer yang meminta Alamat IP disebut sebagai DHCP Client.

 

 

topology-dhcp-server-480x270

 

DHCP Server mempunyai 2 cara konfigurasi untuk memberikan Alamat IP, yaitu:

1. Berdasarkan Address Pool

Cara kerja berdasarkan Address Pool (Penampungan Alamat IP) adalah dengan menyediakan jangkauan Alamat IP sesuai dengan kebutuhan dan dalam waktu yang telah ditentukan.

Saat DHCP Client tidak lagi terhubung dengan jaringan, maka masa berlaku Alamat IP yang dipakai oleh DHCP Client itu akan berakhir, dan Alamat IP yang disewa oleh DHCP Client tersebut akan dikembalikan ke dalam Address Pool.

2. Berdasarkan MAC Address

Cara kerja berdasarkan MAC Address adalah mengidentifikasi alamat unik perangkat keras (MAC Address) dari setiap kartu jaringan (Network Card), lalu memasukkannya kedalam konfigurasi disertai Alamat IP khusus untuk setiap kartu jaringan tersebut.

Jadi…setiap ada permintaan dari DHCP Client maka DHCP Server langsung memberikan Alamat IP berdasarkan MAC Address yang ada di dalam konfigurasi DHCP Server.

Instalasi DHCP Server

Mulai dari Ubuntu 12.04 paket dhcp3-server telah diganti namanya menjadi isc-dhcp-server, berikut perintah untuk menginstal DHCP Server.

# apt-get install isc-dhcp-server

Tunggu hingga proses instalasi selesei.

Ekplorasi File DHCP Server

Berikut penjelasan singkat dari masing-masing file yang dimiliki oleh isc-dhcp-server.

  • /etc/dhcp/dhcpd.conf = file konfigurasi utama isc-dhcp-server
  • /etc/default/isc-dhcp-server = file konfigurasi utama isc-dhcp-server
  • /etc/init.d/isc-dhcp-server = script init
  • /usr/share/doc/isc-dhcp-server/examples/dhcpd.conf = contoh file konfigurasi isc-dhcp-server

Konfigurasi DHCP Server

Setelah proses instalasi selesai maka dilanjutkan dengan konfigurasi DHCP Server.

Kebutuhan Untuk Konfigurasi DHCP Server

Diasumsikan untuk kebutuhan konfigurasi DHCP Server sebagai berikut:

  • Interface Jaringan: eth0
  • IP Address DHCP Server : 192.168.1.1
  • IP Address Pool : 192.168.1.10 – 192.168.1.100
  • DNS : 8.8.8.8 (Apabila anda memiliki DNS Server sendiri, maka taruh IP Address DNS Server anda disini atau DNS Google juga boleh)
  • Domain : cubnetwork.com

Konfigurasi Alamat IP Statik untuk DHCP Server

Pengaturan IP Statik untuk menetapkan IP Address dari awal proses masuk kedalam ubuntu.

Fungsinya agar IP Address tidak berubah-ubah atau statik, sehingga tidak ada kesalahan pada file konfigurasi dhcp server.

Lihat postingan cara konfigurasi Alamat IP Statik di Ubuntu

Konfigurasi Berdasarkan Address Pool dan MAC Address

Pertamakali kita lakukan konfigurasi file /etc/default/isc-dhcp-server, berikut perintah untuk mengeditnya.

# nano /etc/default/isc-dhcp-server

Anda seharusnya akan melihat isi file tersebut seperti ini:

# Defaults for isc-dhcp-server initscript
# sourced by /etc/init.d/isc-dhcp-server
# installed at /etc/default/isc-dhcp-server by the maintainer scripts#
# This is a POSIX shell fragment
## Path to dhcpd’s config file (default: /etc/dhcp/dhcpd.conf).
#DHCPD_CONF=/etc/dhcp/dhcpd.conf# Path to dhcpd’s PID file (default: /var/run/dhcpd.pid).
#DHCPD_PID=/var/run/dhcpd.pid# Additional options to start dhcpd with.
# Don’t use options -cf or -pf here; use DHCPD_CONF/ DHCPD_PID instead
#OPTIONS=””# On what interfaces should the DHCP server (dhcpd) serve DHCP requests?
# Separate multiple interfaces with spaces, e.g. “eth0 eth1″.
INTERFACES=””

Didalam file itu ada bagian INTERFACES=””, isikan sesuai dengan interface jaringan yang digunakan sebagai DHCP Server seperti ini:

INTERFACES=”eth0″

Setelah selesai, lalu Save dan Exit.

Dan sekarang anda harus melakukan konfigurasi untuk file ‘/etc/dhcp/dhcpd.conf’, berikut perintah untuk mengeditnya:

# nano /etc/dhcp/dhcpd.conf

Saat file dibuka, edit beberapa bagian didalam file tersebut menjadi seperti dibawah ini:

# Dibawah ini konfigurasi untuk men-disable dynamic dns
ddns-update-style none;option domain-name “cubnetwork.com”;
option domain-name-servers ns1.cubnetwork.com, ns2.cubnetwork.com;# Dibawah default masa berlaku dari semua penyewaan IP Address
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;# Dibawah ini konfigurasi berdasarkan Address Pool
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.10 192.168.1.100;
option domain-name “cubnetwork.com”;
option domain-name-servers 8.8.8.8;
option routers 192.168.1.1;
option broadcast-address 192.168.1.255;
default-lease-time 3600;
}# Dibawah ini konfigurasi berdasarkan MAC Address
host computer1 {
# Dibawah ini MAC Address kartu jaringan dari komputer yang telah ditentukan
hardware ethernet 00:B0:CF:8B:49:37;
# Dibawah ini IP Address khusus untuk komputer tersebut
fixed-address 192.168.1.10;
}

Oke, konfigurasi telah selesai. Selanjutnya adalah mengecek apakah ada error pada file konfigurasinya dengan menggunakan perintah dibawah ini:

# dhpcd -t

Setelah semuanya benar-benar selesai dan tidak ada error pada konfigurasi DHCP Server.

Hal berikutnya yang dilakukan adalah merestart DHCP Server agar konfigurasi baru bisa diterapkan oleh DHCP Server dengan menggunakan perintah dibawah ini:

# /etc/init.d/isc-dhcp-server restart

Dan untuk memulai atau menghentikan layanan DHCP Server menggunakan perintah dibawah ini:

Untuk memulai.

# /etc/init.d/isc-dhcp-server start

Untuk menghentikan.

# /etc/init.d/isc-dhcp-server stop

Terakhir untuk mengecek apakah DHCP Server berjalan dengan baik, anda bisa melihatnya di dalam file /var/log/syslog dan /var/log/messages dengan menggunkan beberapa perintah dibawah ini:

# tail -f /var/log/syslog
# grep dhpcd /var/log/syslog
# tail /var/log/messages

hazmi

Orangnya santai tapi rajin belajar. Selalu penasaran sama segala hal, apalagi kalau tentang doi :) Founder dari cubnetwork.

Leave a Reply