0

Cara Mengganti Repository Ubuntu 16.04 LTS dari Server Luar ke Server Lokal

Penjelasan Apa itu Repository?

Saya akan menjelaskan terlebih dulu apa itu repository atau yang biasa dipanggil repo.

Repository adalah tempat disimpannya berbagai aplikasi atau program yang telah dibuat sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan para pengguna linux.

Repository dapat diakses melalui internet, selain dari internet repository juga tersedia dalam bentuk DVD sebagai alternatif jika tidak ada koneksi internet.

Kenapa atau Apa Keuntungan Merubah Repository Ubuntu Server Luar ke Server Lokal?

Kenapa harus mengganti repository ubuntu ke server lokal? atau Apasih keuntungan merubah repository ubuntu ke server lokal?

Jawabannya adalah agar saat proses instalasi program atau aplikasi bisa lebih cepat, karena menggunakan server lokal yang ada didalam negeri bukan server yang ada di luar negeri.

Mengecek Versi Linux Ubuntu yang Digunakan

Sebelum mengganti repository linux ubuntu yang kita gunakan, pastikan dulu versi linux ubuntu-nya. Untuk mengecek versi linux ubuntu, jalankan perintah dibawah ini pada terminal/shell:

$ lsb_release -a

Cara Mengganti Repository Ubuntu

Ada 2 langkah untuk mengganti atau merubah repository ubuntu.

1. Edit File Konfigurasi Repository

Nama file konfigurasi repository ubuntu adalah source.list, lokasi file ini terletak pada direktori /etc/apt/. Untuk mengedit file tersebut kita akan menggunakan editor text nano.

Sebelum melakukan perubahan ada baiknya kita backup dulu file originalnya dengan menjalankan perintah berikut ini:

# cp /etc/apt/source.list /etc/apt/source.list.original

Setelah melakukan proses backup, dilanjutkan dengan mengedit file source.list. Disini kita akan menggunakan editor text nano.

# nano /etc/apt/source.list

Setelah file dibuka, hapus semua isi file tersebut lalu ganti dengan repositoy lokal ubuntu 16. Anda dapat melihatnya di dalam artikel ini.

Contoh kita menggunakan repository lokal ubuntu 16.04 via Kambing UI maka isi file source.list akan terlihat seperti ini:

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-updates main restricted universe multivers
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-security main restricted universe multivers
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multivers
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-proposed main restricted universe multiverse

Setelah itu Save dengan menekan tombol Ctrl+O, lalu Exit dengan menekan tombol Ctrl+X.

Untuk mengganti atau merubah isi file source.list kita perlu masuk ke dalam mode superuser atau root.

2. Update Repository Ubuntu

Proses update diperlukan setelah merubah repository, agar linux ubuntu yang kita gunakan langsung mengenali server mana yang akan dipakai nantinya untuk proses update maupun install aplikasi atau program.

Berikut ini perintah update-nya:

# apt-get update

Selesai. cheers 😀

hazmi

Orangnya santai tapi rajin belajar. Selalu penasaran sama segala hal, apalagi kalau tentang doi :) Founder dari cubnetwork.

Leave a Reply